ARTIKEL AKSI NYATA
MENUMBUHKEMBANGKAN MOTIVASI
INTRINSIK MURID
UNTUK BERKREASI DAN
BERINOVASI
PGP-1-Kabupaten Banyumas-Wikanti Nur Amaliyah-Modul 1.2-Aksi Nyata
A.
LATAR BELAKANG
Murid
akan memiliki pengalaman belajar baru yang sangat bermanfaat bagi kehidupannya.
Potensi bakat minat murid perlu disalurkan dan terwadahi dengan baik agar
mereka semakin percaya diri dalam bertumbuh dan mengembangkan daya kreasi dan
inovasinya, sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zamannya. Dengan mengembangkan daya kreasi
dan inovasi, maka murid dituntut untuk melakukan membaca berbagai sumber
literasi berkaitan dengan materi pembelajaran yang telah dilakukan. Hal ini
mendorong kemampuan literasinya menjadi semakin baik dan meningkat. Tentunya kemampuan berpikir kritis
dalam melakukan literasi sangat diperlukan. Dengan demikian, profil pelajar
Pancasila akan semakin terwujud dalam diri murid-murid.
B.
DESKRIPSI AKSI NYATA
Berdasarkan latar
belakang yang telah dipaparkan di atas dan berpedoman pada dasar-dasar filosofis
pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara yang dijadikan sebagai semboyan
pendidikan yakni Ing ngarso sung tulodo, Ing madyo mangun karso,
Tut wuri handayani yakni guru harus bisa memberi contoh atau
menjadi tauladan, dan seorang guru yang berada di tengah-tengah para muridnya
dan terus menerus membangun semangat dan ide-ide mereka untuk berkarya serta
seorang guru adalah seorang pendidik yang terus menerus menuntun, menopang, dan
menunjukan arah yang benar bagi hidup dan karya anak-anak didiknya, maka guru perlu
menemukenali kodrat alam, yang terjabarkan dalam minat dan bakat. Dalam hal ini, guru
memiliki peran sebagai pemimpin pembelajaran, dengan menumbuhkembangkan
motivasi intrinsik murid untuk berkreasi dan berinovasi.
Adapun langkah-langkah
yang dilakukan adalah:
1. Menggali potensi diri dengan cara memberi penugasan sesi
akhir semester berupa karya nyata hasil pemikiran murid terhadap mata pelajaran
kimia/ prakarya&kewirausahaan dan
diunggah di sosial media;
2. Pengumpulan
tugas hasil karya murid;
3. Memberi
apresiasi terhadap hasil karya murid;
4. Menawarkan
kepada murid tentang ide pembuatan buku yang berisi hasil karya murid;
5. Konsultasi
dan koordinasi dengan kepala sekolah dan tim manajemen;
6. Bekerjasama
dengan penerbit;
7. Pengusulan
buku ber-ISBN;
8. Pencetakan
buku; dan
9. Mengadakan kegiatan Grand Launching buku karya murid.
C.
HASIL DARI AKSI NYATA
Langkah pertama
adalah memberikan kesempatan terhadap murid untuk menggali potensi, bakat dan
minat dengan cara membuat karya nyata hasil pemikirannya terhadap pembelajaran
kimia dan prakarya kewirausahaan sebagai upaya menggali potensi diri di akhir
semester ini. Guru memberikan penugasan
sesi akhir semester berupa karya nyata dalam bentuk puisi, makalah, artikel,
cerpen, poster, komik, infografis, powerpoint, foto, video dan lainnya sesuai
pilihannya masing-masing. Karya
nyata yang murid buat menunjukkan tentang indikator-indikator yaitu pengalaman nyata atas apa yang
sejauh ini telah dipelajari atau dialami selama pelajaran, apa yang
dirasakan kini setelah mengikuti semua proses pembelajaran, hal paling konkrit
yang dapat diambil sebagai pembelajaran dan mungkin telah membawa makna baru
atas apa yang dipahami sebelumnya, serta
hal yang dapat segera diterapkan ke depan baik sebagai individu dalam
kehidupan maupun anggota kelas.
Hasil karya murid kemudian dapat diunggah diblog pribadi, youtube,
facebook, instagram dan sebagainya. Link media tersebut kemudian dikumpulkan ke
LMS SMA Negeri 2 Purwokerto dengan alamat https://lms.sman2-purwokerto.sch.id/. dan google drive
pada kumpulan tugas masing-masing kelas.
Karya nyata yang telah dikumpulkan
diberi apreasiasi oleh guru dengan kategori sederhana dan kompleks.
Kategori sederhana apabila hasil karya mengandung indikator mampu menunjukkan pengalaman nyata atas apa yang
sejauh ini telah dipelajari atau dialami selama pelajaran dan apa yang
dirasakan kini setelah mengikuti semua proses pembelajaran. Sedangkan kategori
kompleks apabila selain indikator tersebut, juga memuat hal paling konkrit yang
dapat diambil sebagai pembelajaran dan mungkin telah membawa makna baru atas
apa yang dipahami sebelumnya, serta hal
yang dapat segera diterapkan ke depan baik sebagai individu dalam kehidupan
maupun anggota kelas.
Contoh karya kategori sederhana dan kompleks
sebagai berikut.
Langkah selanjutnya adalah menawarkan kepada
murid tentang ide pembuatan buku yang berisi hasil karya murid. Ternyata jumlah
murid yang setuju lebih dari 70% dari seluruh murid yang guru ampu, maka ide
pembuatan buku karya murid ini akan dilaksanakan.
Kemudian guru melakukan konsultasi dan koordinasi dengan
kepala sekolah dan tim manajemen. Hal ini berkaitan dengan kegiatan literasi
sekolah berupa penyusunan buku hasil karya murid. Dalam hal ini juga
mengkonsultasikan sumber pendanaannya.
Sembari menunggu konfirmasi sumber pendanaan dari
sekolah, guru melakukan kerjasama dengan penerbit. Ternyata oleh penerbit
diberi kelonggaran, apabila pencetakan buku lebih dari 100 exemplar, maka
seluruh rangkaian kegiatan dalam proses pencetakan buku digratiskan.Termasuk
dalam pengusulan buku ber-ISBN juga akan diuruskan oleh penerbit. Langkah ini
perlu ditindaklanjuti dengan mengadakan surat perjanjian (MoU).
Sampai artikel ini disusun, tahap pencetakan buku masih
direncanakan dan disiapkan. Untuk mengadakan kegiatan Grand Launching buku karya murid, akan dilaksanakan apabila buku
sudah tercetak.
D.
PEMBELAJARAN DARI PELAKSANAAN
Pembelajaran yang
didapat ketika pelaksanaan aksi nyata ini di antaranya adalah:
1.
Kemampuan murid dalam mengembangkan daya kreasi dan
inovasinya sudah bagus, baik secara individu maupun klasikal yang diwujudkan
dalam karya.
2.
Murid berani mengunggah hasil karyanya ke
media sosial yang dimiliki
3.
Murid mengumpulkan hasil karyanya dengan
tepat waktu, walaupun ada beberapa murid yang belum menepati waktu yang
disediakan.
4.
Sebagian
besar murid ternyata memiliki daya
imajinasi yang tinggi dalam mencerna pembelajaran
5.
Murid
begitu mendambakan pembelajaran yang menyenangkan, tidak monoton, dengan kreativitas dan
inovasi dari
guru yang asyik dan penuh kesan
6.
Sebagian
besar murid memiliki harapan bahwa karya nyata mereka dapat dicetak dalam sebuah buku
karya murid untuk dikenang dan dkembangkan pengalamannya dalam kehidupan mereka
kelak.
7.
Guru
telah berpihak pada murid dalam melaksanakan proses
pembelajaran, dengan menumbuhkembangkan motivasi intrinsiknya untuk berani
menghasikan karya nyata hasil kreasi dan inovasinya.
8.
Guru melakukan kolaborasi dengan berbagai pemangku
kepentingan
9.
Hasil karya peserta didik belum
terdokumentasi dalam sebuah buku ber-ISBN bekerjasama dengan penerbit, masih
dalam persiapan dan perencanaan. Hal ini menjadi agenda penting yang harus
diutamakan.
10. Belum
terlaksananya kegiatan grand lounching
buku karya peserta didik dengan baik. Hal ini terkendala oleh waktu yang sudah
memasuki liburan sekolah.
E.
RENCANA PERBAIKAN
Setelah melaksanakan aksi
nyata ini,
kemudian rencana selanjutnya adalah hasil tersebut harus disampaikan secara
terbuka kepada setiap pemangku kepentingan di sekolah dan orang tua wali murid
secara umum. Harapannya,
hasil karya nyata
ini dapat
diapresiasi oleh pihak
sekolah untuk merumuskan arah pengembangan kurikulum kedepannya. Bagi guru juga dapat dijadikan sebagai acuan
untuk memperbaiki proses pembelajaran ke depannya, dimana guru berperan
sebagai pemimpin pembelajaran harus merencanakan pembelajaran yang berpihak
pada murid, agar mereka tersalurkan bakat minatnya.
Walaupun
memerlukan waktu yang lama, namun pelaksanaan aksi nyata ini dapat berjalan secara berlahan dan
berkesinambungan. Peran guru dalam mengembangkan diri dan orang lain sangat
diperlukan. Apabila setiap
guru telah bergerak maka sekolah pun akan ikut bergerak. Dengan demikian,
pembelajaran yang menghamba pada murid membentuk profil pelajar Pancasila akan terwujud dengan baik di
sekolah.
F. DOKUMENTASI
KEGIATAN
|
|
|
|
|
Gambar 1. Pemberitahuan tugas akhir
semester mapel kimia di LMS |
Gambar 2. Pemberitahuan tugas akhir
semester mapel PKWU di LMS |
|
|
|
||
|
Gambar 3.
Contoh karya murid berupa artikel |
||
|
|
||
|
Gambar 4.
Contoh karya murid berupa poster |
||
|
|
||
|
Gambar 5. Karya
berupa poster kimia |
||
|
|
||
|
Gambar 6.
Contoh karya murid berupa infografis |
||
|
|
||
|
Gambar 7.
Contoh karya murid berupa infografis |
||
|
|
||
|
Gambar 8.
Contoh karya murid berupa infografis |
||
|
Karya murid
berupa Presentasi PPT dengan link: https://docs.google.com/presentation/d/1TcahPmxZsTAgq70GQsDke2FzqaOyus3e/edit#slide=id.p7 |
||
|
Karya murid
berupa lagu dengan link: https://lms.sman2-purwokerto.sch.id/mod/assign/view.php?id=4611&action=grader&userid=662 |
||
|
Karya murid
berupa video dengan link https://drive.google.com/drive/u/0/folders/1LoJqVRe7YzM0b7g5ICZQJyIjUCGwipGN |
||
Komentar
Posting Komentar