ARTIKEL AKSI NYATA
REFLEKSI
KESEPAKATAN KELAS DI AWAL SEMESTER GENAP
CGP_Angkatan 1_Kab.
Banyumas_Wikanti Nur Amaliyah_Modul 1. 4_Aksi Nyata
A.
LATAR BELAKANG
Seringkali permasalahan dengan murid berkaitan dengan
komunikasi antara murid dengan guru, terutama ketika murid melanggar suatu
aturan dengan alasan tidak mengetahui adanya aturan tersebut. Kurang adanya
komunikasi ini menyebabkan relasi murid dan guru menjadi kurang baik. Salah
satu langkah dalam menerapkan budaya disiplin positif adalah dengan membentuk
lingkungan kelas yang mendukung terciptanya budaya positif, yaitu dengan
menyusun kesepakatan kelas. Kesepakatan kelas yang efektif dapat membantu dalam
pembentukan budaya disiplin positif di kelas. Hal ini juga dapat membantu
proses belajar mengajar yang lebih mudah dan tidak menekan.
Selama
pembelajaran daring yang dilaksanakan di semester ini, ternyata ada beberapa
murid belum melaksanakan kesepakatan kelas dengan baik. Terbukti dengan mereka
belum mengumpulkan tugas dan mengikuti penilaian harian secara lengkap.
Komunikasi
yang efektif antara guru, murid maupun orang tua belum terjalin dengan baik.
Hal ini berdampak pada kurangnya motivasi dalam mengikuti pembelajaran secara
daring. Oleh karena itu, maka di awal semester 2 tahun pelajaran 2020/2021,
guru akan melakukan kegiatan refleksi penyusunan kesepakatan kelas. Hal ini
dilakukan berdasarkan evaluasi selama pembelajaran dalam satu semester
sekaligus refleksi dan merubahsesuiakan terhadap kesepakatan kelas yang sudah
dilakukan di akhir semester. Kesepakatan
kelas ini adalah kesepakatan yang disusun secara bersama sama antara guru dan murid untuk diterapkan secara terus
menerus dan jika dikemudian hari kesepakatan
tersebut ada yang tidak sesuai maka kesepakatan tersebut akan ditambahin
atau dikurangi sesuai kesepakatan seluruh anggota kelas.
B.
DESKRIPSI AKSI NYATA
Aksi
nyata yang dilakukan penulis, diawali dengan mengidentifikasi hal –hal yang
telah dilanggar dalam kesepakatan kelas di semester ganjil. Adapun tahap –tahap
perencanaan secara keseluruhan adalah sebagai berikut.
1.
Mengidentifikasi hal-hal yang telah dilanggar dalam
kesepakatan kelas di semester ganjil
2.
Mengidentifikasi pemangku kepentingan yang
telah berkontribusi dalam mewujudkan budaya positif di SMA Negeri 2 Purwokerto, dan secara bersama-sama mengingat dan mengidentifikasi kembali apa saja
kegiatan dan pengalaman yang sudah terjadi selama proses kegiatan pembelajaran
3.
Mengidentifikasi pemangku kepentingan yang akan
dilibatkan dalam hal pelaksanaan refleksi kesepakatan kelas beserta peran masing-masing
4.
Menyusun instrumen evaluasi/ angket
tentang hal-hal yang telah dilakukan dan dilanggar dalam kesepakatan kelas
5.
Melaksanakan penyebaran angket tentang
hal-hal yang telah dilakukan dan dilanggar dalam kesepakatan kelas
6.
Memetakan hal-hal yang perlu
direfleki dan diubahsesuaikan dalam kesepakatan kelas
7.
Menyusun kembali kesepakatan kelas
sesuai panduan
8.
Membuat poster kesepakatan
kelas untuk semester genap
Dalam pelaksanaannya, penulis melakukan konsultasi dan koordinasi dnegan
kepala sekolah dan waka kurikulum tentang kegiatan di awal pembelajaran
semester genap. Penulis mengusulkan kegiatan awal semester genap yang telah
disetujui oleh pihak sekolah untuk merealisasikan kegiatan tersebut. Rincian
kegiatannya sebagai berikut.
JADWAL KEGIATAN HARI PERTAMA
PEMBELAJARAN JARAK JAUH
SMA NEGERI 2 PURWOKERTO
SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2020/2021
SENIN, 4 JANUARI 2021
|
No |
Waktu |
Jenis
Kegiatan |
Langkah
Kegiatan |
Media/
Metode |
Hasil
Kegiatan |
|
1 |
07.30
- 08.00 |
Pembukaan
dengan berdoa, Pengisian Daftar Hadir, penyampaian tujuan, maksud dan manfaat
kesepakatan kelas (kontrak belajar) |
· Wali kelas membuka kegiatan di WAG
dengan berdoa, dilanjutkan
pengisian daftar hadir dengan
menulis Nomor Presensi_Nama · Wali kelas memberikan link GMEET · Wali kelas memberikan motivasi (diselilingi dengan yel yel) dan refleksi serta evaluasi kegiatan PBM selama semester ganjil yang
lalu, hal yang mendukung dan
menghambat pembelajaran |
WA
GRUP Kelas dan GMEET yang telah dibuat sebelumnya oleh wali kelas |
·
Daftar
Hadir terdokumentasi ·
Link
Gmeet ·
Motivasi/
yel yel kelas ·
Murid
memahami hal yang mendukung dan menghambat pembelajaran |
|
2 |
08.00
- 08.30 |
Mewujudkan
Kelas Impian |
· Wali kelas menyampaikan tujuan,
maksud dan manfaat tentang KELAS
IMPIAN · Wali kelas memberikan kesempatan
terhadap setiap murid untuk meyampaikan pendapat, ide, usulan berkaitan
dengan kelas impian yang ingin diwujudkan, melalui penyampaian langsung
dengan menyalakan microfon, atau menuliskan di kolom chat room, atau
menuliskan di google jamboard/ google doc yang telah dipersiapkan sebelumnya · Wali kelas juga diperbolehkan
menyampaikan pendapat/ ide/ usulan berkaitan dengan kelas impian yang ingin
diwujudkan · Wali kelas meramu semua pendapat/
ide/ usulan dari murid maupun guru untuk disimpulkan menjadi kalimat yang
mengambarkan kelas impian yang akan diwujudkan · Kesimpulan
Kelas Impian
yang telah disepakati kemudian ditulis dan didokumentasikan di dalam kolom chat
room/ google jamboard / google doc yang telah dipersiapkan sebelumnya |
Link
GMEET yang telah dibuat sebelumnya oleh wali kelas |
Kelas
Impian terwujud dan terdokumentasi dengan baik |
|
|
08.30
- 09.30 |
Penyusunan
Kesepakatan Kelas |
· Wali kelas menyampaikan tujuan,
maksud dan manfaat tentang KESEPAKATAN
KELAS · Wali kelas memberi motivasi dan komitmen agar guru dan seluruh murid melaksanakan kesepakatan kelas secara
terus menerus. · Guru memberi pedoman kepada murid agar menggunakan kata/ kalimat positif dalam membuat kesepakatan kelas. · Guru memandu murid agar kesepakatan belajar yang disusun tidak mengandung makna hukuman ataupun hadiah
namun kesepakatan belajar disusun agar menumbuhkan budaya positif
dalam kelas atas kesadaran dari diri sendiri bukan karena paksaan. · Guru memandu murid untuk membuat konsekuensi logis dari kesepakatan kelas
yang mereka terapkan. · Wali kelas memberikan kesempatan
terhadap setiap murid untuk meyampaikan pendapat, ide, usulan berkaitan
dengan budaya positif yang akan menjadi kesepakatan kelas, melalui
penyampaian langsung dengan menyalakan microfon, atau menuliskan di kolom
chat room, atau menuliskan di google jamboard/ google doc yang telah
dipersiapkan sebelumnya · Wali kelas juga diperbolehkan
menyampaikan pendapat/ ide/ usulan berkaitan dengan budaya positif di kelas · Wali kelas meramu semua pendapat/
ide/ usulan dari murid maupun guru untuk disimpulkan menjadi kalimat-kalimat
yang berisi budaya positif yang akan ditegakkan di dalam kelas sebagai
kesepakatan kelas · Hasil
kesepakatan kelas
ditulis dan didokumentasikan di dalam kolom chat room/ google jamboard /
google doc yang telah dipersiapkan sebelumnya · Wali kelas dan murid menutup tatap
muka online dengan keluar dari link GMEET. |
Link
GMEET yang telah dibuat sebelumnya oleh wali kelas |
Kesepakatan
Kelas dan budaya positif terwujud dan terdokumentasi dengan baik |
|
|
09.30
- 09.45 |
Istirahat
ke-1 |
Guru
dan murid beristirahat selama 15 menit |
Rumah
dan tempat masing-masing |
|
|
|
09.45
- 11.45 |
Pembuatan
poster kesepakatan kelas dan budaya positif di kelas |
· Wali kelas memulai kegiatan di WAG
kelas, dengan mempersilakan setiap murid untuk membuat poster hasil
kesepakatan kelas (berisi kelas impian, budaya positif, dan konsekuensi
logis) atau poster budaya positif lainnya (3M, 5S, Narkoba, Jadwal Pelajaran,
dll) · Setiap murid membuat poster hasil
kesepakatan kelas/ budaya positif dengan aplikasi canva/ ms word dll sesuai
kemampuan murid · Setiap murid mengumpulkan poster
hasil pekerjaanya di LMS/ WAG/ google drive/ email (pilih salah satu hasil
kesepakatan) |
WAG
kelas Hasil pekerjaan diunggah di LMS/ WAG/ google drive/ email
(pilih salah satu hasil kesepakatan) |
Poster
kesepakatan kelas dan poster budaya positif di kelas terlaksana dan
terdokumentasi dengan baik |
|
|
11.45 - 12.30 |
Istirahat
ke-2 |
Guru
dan murid ber-ISHOMA selama 1 jam |
Rumah
dan tempat masing-masing |
|
|
|
12.30
– 13.00 |
Aku
dan ibadahku |
· Wali kelas memulai kegiatan di WAG
kelas, dengan mempersilakan setiap murid untuk melakukan kegiatan ibadah
berupa membaca kitab suci atau buku keagamaan · Setiap murid membuat tulisan
berkaitan dengan kegiatan literasi
keagamaannya minimal 1 halaman di buku tulis/ ms word dll sesuai
kemampuan murid ( · Setiap murid mengumpulkan hasil
pekerjaanya di LMS/ WAG/ google drive/ email (pilih salah satu hasil
kesepakatan) |
WAG
kelas Hasil pekerjaan diunggah di LMS/ WAG/ google drive/ email
(pilih salah satu hasil kesepakatan) |
Kegiatan
Ibadah/ literasi keagamaan terlaksana dan terdokumentasi dengan baik |
|
|
13.00
– 13.50 |
Aku
Cinta Indonesia |
· Wali kelas memulai kegiatan di WAG
kelas, dengan mempersilakan setiap murid untuk melakukan kegiatan (dengan
memilih salah satu di antaranya); a. literasi digital tentang
informasi/ kejadian terkini di Indonesia b. literasi teknologi (IT) berkaitan
dengan aplikasi IT yang menunjang kegiatan dalam PBM c. literasi numerik berkaitan dengan
grafik/ data kependudukan/ bencana di Indonesia · Setiap
murid membuat tulisan/ ulasan berkaitan dengan kegiatan literasi yang telah
dilakukan,
minimal 1 halaman di buku tulis/ ms word dll sesuai kemampuan murid · Setiap
murid membuat karya nyata dalam bentuk puisi, cerpen, lagu, artikel, poster,
infografis, video, dll sesuai kemampuan dan bakat murid tentang segala sesuatu yang
didapatkan dalam kegiatan hari ini · Setiap murid mengumpulkan hasil
pekerjaanya di LMS/ WAG/ google drive/ email (pilih salah satu seuai hasil kesepakatan) |
WAG
kelas Hasil pekerjaan diunggah di LMS/ WAG/ google drive/ email
(pilih salah satu hasil kesepakatan) |
Kegiatan
literasi terlaksana dan terdokumentasi dengan baik |
|
|
13.50
– 14.00 |
Penutupan |
· Wali Kelas melakukan refleksi dan penguatan kegiatan pada hari ini · Wali
Kelas mengingatkan kegiatan PBM pada esok hari dengan sesuai jadwal pelajaran yang telah diterima · Wali kelas menutup dengan berdoa |
WAG
kelas |
Murid
siap dan semangat mengikuti PBM |
C.
HASIL DARI AKSI NYATA
Hasil dari aksi
nyata yang dilakukan berupa hasil karya murid dalam bentuk daftar kelas impian,
poster kesepakatan kelas, hasil literasi keagamaan, litrasi digital/ teknologi/ numerasi. Selain itu juga murid
membuat karya
nyata dalam bentuk puisi, cerpen, poster, foto, video
disesuaikan dengan poetnsi bakat minat murid. Karya nyata ini didasarkan pada
pengalaman pada kegiatan hari pertama mengikuti pembelajaran di semester genap
tahun pelajaran 2020/2021.
Berikut adalah tabel
rekapitulasi usulan kelas impian dari murid kelas XI MIPA 7 SMAN 2 Purwokerto,
dimana penulis sebagai wali kelasnya.
Tabel 1.
Usulan Kelas Impian XI MIPA 7 SMAN 2 Purwokerto
|
No |
Nama |
Kelas Impian |
|
1. |
Hana Mubaroka |
kelas yang solid, peduli dengan
sesama, responsif, dan aktif |
|
2. |
Dyah Mukti
Kusumaningrum |
Menurut saya kelas impian yang ingin
saya wujudkan yaitu Kelas yang memiliki inisiatif tinggi, memiliki
solidaritas tinggi, kelas yang aktif, saling mengingatkan dan responsif
dengan bahasa yang baik dan benar |
|
3. |
Zalfa Khansa Sabrina |
kelas yang aktif dan kompak |
|
4. |
Rachma Kamila |
Kelas yang responsif, kompak, dan
saling peduli satu sama lain |
|
5. |
Anindya Salsabila |
kelas yang menyenangkan, responsif,
aktif, dan memiliki solidaritas yang tinggi. |
|
6. |
Hasna Rafika Sany |
kelas yang responsif dan kreatif |
|
7. |
Ilsya Noorfarinda Sari |
Kelas yang kondusif, aktif, dan
responsif |
|
8. |
Winanti Dwi Utari |
kelas yang saling menghargai satu
sama lain dan solidaritas |
|
9. |
Rashiqa Afifah Safwa |
kelas yang responsif, aktif, dan
kompak |
|
10. |
Faizal Dwi Setiawan |
kelas
yang komunikatif, aktif, bertanggung jawab, dan solidaritas tinggi |
|
11 |
Bidar Asa Je Karimah |
Kelas yang saling peduli satu sama
lain, kompak, dan menyenangkan |
|
12. |
Bagus Ezra Bagaskara |
kelas yang solid, dapat bertanggung jawab, responsif |
|
13. |
Tsalitsna Sekar Kinanti |
Kelas yang aktif, sopan, saling membantu,
peduli |
|
14. |
Nayla Paramitha Putri H. |
kelas yang responsif, solidaritas
tinggi, dan aktif |
|
15. |
Atha Shabrina Ghaisani |
kelas yang kreatif , solidaritas
tinggi , kompak , menyenangkan , dan
saling peduli |
|
16. |
Zerlina Hukma Shabiyya |
kelas yang aktif dan peduli sesama |
|
17. |
Siti Nurhalizah |
kelas yang memiliki solidaritas
tinggi, kelas yang aktif dan kreatif |
|
18 |
Riski Chandra |
kelas yang saling membantu, peduli
satu sama lain |
|
19 |
Maura Naia Adrista |
Kelas yang peduli sesama dan kreatif |
|
20. |
Zannuba Aura Rahmah |
kelas yang aktif, kompak, memiliki
solidaritas tinggi, dan menyenangkan |
|
21. |
Staniya Uswatun |
kelas yang responsif,memiliki solidaritas yang
tinggi,dan kreatif |
|
22. |
Elvina Dika |
kelas yang solid dan menyenangkan |
|
23. |
Carissa Audrys Sunarso |
Sopan terhadap guru, bertanggung jawab, aktif, dan
menyenangkan |
|
24. |
Eka Budi Waaristu |
kelas yang memiliki solidaritas tinggi, aktif, dan
responsif |
|
25. |
Evelyn Nuraisya S. |
kelas yang kompak, aktif, dan
menyenangkan |
|
26. |
Arbi Restandi |
kelas yang responsif, aktif, dan
kompak |
|
27. |
Muhammad Mirza |
kelas yang kompak dan peduli satu sama lain |
|
28. |
Arya Jati Yudha perwira |
kelas aktif dan peduli |
|
29. |
Nauly Nabasae |
kelas yang aktif, responsif,
kondusif, dan menyenangkan |
|
30. |
Gregat Filhaq Sejati |
kelas yang aktif,saling menghargai
,dan peduli |
|
31. |
Muhammad Rifky Z. |
Kelas impian: bersih |
|
32. |
Zaidan Arafi Abrar |
kelas yang kompak, asik, luwes |
Dari jumlah 36 murid di kelas XI MIPA 7, yang berani mengutarakan
pendapatnya sejumlah 32 orang. Berarti keaktifan kelas mencapai 88,9 %. Kesimpulan
yang dibuat oleh ketua kelas tentang kelas impian adalah: Menjadi kelas yang
aktif dan responsif, memiliki solidaritas tinggi, peduli dengan sesama, serta
menciptakan kelas dengan suasana yang menyenangkan dan kompak.
Sedangkan budaya
positif yang diusulkan sebagai kesepakatan kelas adalah sebagai berikut.
Tabel
2. Usulan Budaya Positif
|
No |
Nama |
Budaya
Positif |
|
1. |
Dyah Mukti Kusumaningrum |
Responsif saat pelajaran dengan
catatan menggunakan bahasa yang sopan, ikut mengingatkan teman yang belum
mengumpulkan tugas, menyapa seluruh warga sekolah apabila sudah pembelajaran
tatap muka, dan melaksanakan tata tertib sekolah |
|
2. |
Hana Mubaroka |
aktif dan responsif saat pembelajaran
berlangsung, menerapkan budaya 5s (senyum, sapa, salam, sopan dan santun)
disekolah saat pembelajaran tatap muka |
|
3. |
Maura Naia Adrista |
membuang sampah pada tempatnya dan
mengurangi penggunaan plastik |
|
4. |
Inggis Saffana |
selalu aktif dan responsif pada saat
pembelajaran berlangsung dan diskusi kelas. Menggunakan bahasa Indonesia yang
baik dan benar pada saat KBM dan selalu bersikap sopan dan santun |
|
5. |
Zaidan Arafi Abrar |
responsif selama pembelajaran,
membangun suasana kelas kondusif tetap menyenangkan, sopan terhadap guru |
|
6. |
Muhammad Rifky Z. |
Budaya positif: rajin |
|
7. |
Anindya Salsabila |
mengumpulkan tugas tepat waktu, aktif
dalam diskusi dan pembelajaran, responsif saat pembelajaran, menggunakan
bahasa yang sopan |
|
8. |
Tsalitsna Sekar Kinanti |
Disiplin, responsif saat ada yang bertanya dengan
bahasa yang sopan baik guru maupun teman lain, jujur dan tanggung jawab,
saling mengingatkan, membantu dan memotivasi, bertegur sapa dengan teman dan
memberi salam kepada guru jika pembelajaran tatap muka |
|
9. |
Bidar Asa Je Karimah (06) |
Budaya
positif : aktif menjawab pertanyaan guru di kelas dan menggunakan bahasa yang
sopan, mengerjakan dan mengumpulkan tugas tepat waktu, serta mematuhi
peraturan sekolah |
|
10. |
Rachma Kamila (26) |
Mengikuti pembelajaran tepat waktu dan responsif,
menerapkan sikap dan bahasa yang sopan saat pembelajaran berlaku, menerapkan
kata maaf, tolong, dan terimakasih |
|
11 |
Ilsya Noorfarinda Sari |
Selalu responsif saat kegiatan belajar mengajar, aktif
dalam pembelajaran, selalu menggunakan bahasa yang sopan |
|
12. |
Farhan Adib Ma'rifat (13) |
Budaya positif : kreatif, adaptif,
inovatif, bekerja sama dalam mencapai tujuan, saling tolong menolong, aktif |
|
13. |
Bagus Ezra Bagaskara (05) |
Budaya positif : menaati peraturan sekolah, berperilaku
sopan terhadap guru dan teman, aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. |
|
14. |
Winanti Dwi Utari |
Budaya positif : Biasakan berdoa sebelum dan setelah
kbm |
|
15. |
Hasna Rafika Sany (16) |
Budaya positif:
responsif pada saat diskusi kelas dengan bahasa yang sopan baik dengan guru
maupun teman, aktif dalam kegiatan belajar mengajar |
|
16. |
Mutia Arum Rahmadania |
Konsisten dalam mengikuti jadwal dan kegiatan sekolah. Membiasakan diri mengucapkan salam. Membiasakan diri mengucapkan kata tolong, maaf, dan
terimakasih |
|
17. |
Carissa Audrys Sunarso (07) |
Budaya positif= Sopan terhadap guru, aktif dalam
mengikuti kbm, responsif, mengumpulkan tugas tepat waktu |
|
18 |
Zerlina Hukma Shabiyya (36) |
mengumpulkan tugas tepat waktu, responsif dalam
mengikuti KBM, sopan terhadap guru |
|
19 |
Staniya Uswatun Khasanah(30) |
Budaya positif : Aktif dalam kegiatan pembelajaran,
Menggunakan bahasa yang sopan saat merespon |
|
20. |
Atha Shabrina Ghaisani (04) |
Budaya positif : sopan terhadap guru , responsif ,
saling mengingatkan dan menolong |
|
21. |
Zalfa Khansa Sabrina (34) |
budaya positif : menggunakan bahasa yang sopan,
responsif saat kbm berlangsung |
|
22. |
Arya jati yudha p (3) |
Budaya positif =
sopan,responsif,saling mengingatkan tugas |
|
23. |
Nayla Paramitha Putri Hidayat (24) |
Menaati tata tertib sekolah, responsif saat kegiatan
belajar mengajar, bersikap dan berbahasa yang sopan, dan mengumpulkan tugas
tepat waktu. |
|
24. |
Arbi Restandi (02) |
Budaya positif : aktif dalam mengikuti KBM, responsif,
mengumpulkan tugas tepat waktu |
|
25. |
Rashiqa Afifah Safwa |
Budaya positif : responsif dalam
kegiatan belajar mengajar, disiplin, sopan dalam berbicara |
|
26. |
Siti Nurhalizah (29) |
Budaya positif: selalu aktif pada saat pembelajaran
berlangsung, gunakan bahasa yang baik, sopan dan santun, Mengumpulkan tugas
tepat waktu, menaati peraturan sekolah yang berlaku. |
|
27. |
Evelyn Nuraisya S. |
budaya positif : bertindak sopan dan santun,
melaksanakan kbm dengan baik, dan menaati peraturan sekolah |
|
28. |
Zannuba Aura Rahmah |
aktif dan responsif dalam pembelajaran,
sopan dan santun, dan mematuhi peraturan |
|
29. |
Gregat Filhaq Sejati(14) |
Budaya positif: sopan terhadap guru , dan aktif saat
kbm |
|
30. |
Elvina Dika (10) |
Budaya positif : sopan, aktif, responsif, disiplin, dan
bertanggung jawab |
Kesimpulan yang dibuat
ketua kelas tentang budaya positif yang akan ditegakkan di kelas XI MIPA 7 SMAN
2 Purwokerto sebagai kesepakatan kelas adalah: Mengembangkan budaya responsif
saat pembelajaran, menerapkan budaya 5s (senyum, sapa, salam, sopan, dan
santun), menjaga kebersihan, disiplin dalam segala hal serta menaati peraturan
dan tata tertib sekolah.
Setelah kelas
impian dan budaya positif sebagai kesepakatan kelas terformulasikan, maka
dilanjutkan dengan membuat kosenkuensi logis terhadap pelanggaran kesepakatan
kelas. Mereka telah membuat konsekuensi logis tanpa ada hukuman dan kekerasan
fisik maupun verbal, yaitu jika ada pelanggaran, maka mereka akan menuliskan
kalimat “aku tidak akan melanggar” sebanyak 20 kali.
Berikutnya pembuatan poster kesepakatan kelas oleh masing-masing anggota
kelas, yang dikumpulkan di google drive kelas. Hasil poster yang dibuat ada 36
poster dengan tingkat kemampuan IT yang beragam. Salah satu contoh poster karya
murid XI MIPA 7 SMAN 2 Purwokerto dimasukkan dalam dokumentasi foto..
D.
PEMBELAJARAN DARI PELAKSANAAN
Banyak
pembelajaran yang diperoleh setelah melakukan aksi nyata berupa refleksi kesepakatan kelas di
awal semster genap,
di antaranya adalah:
1.
Sebagian
besar murid berani mengemukakan pendapatnya
2.
Kemampuan bernalar kritis murid sudah baik secara
individu maupun klasikal.
3.
Murid menginginkan kelas impiannya menjadi kelas yang aktif dan responsif,
memiliki solidaritas tinggi, peduli dengan sesama, serta menciptakan kelas
dengan suasana yang menyenangkan dan kompak.
4.
Murid telah menyepakati bahwa di dalam pembelajaran di
kelas mereka akan mengembangkan budaya responsif saat pembelajaran, menerapkan
budaya 5s (senyum, sapa, salam, sopan, dan santun), menjaga kebersihan,
disiplin dalam segala hal serta menaati peraturan dan tata tertib sekolah.
5.
Murid telah memahami hal-hal yang mendukung dan
mneghambat pembelajaran.
6.
Guru melaksanakan filosofi pendidikan KD berupa berpihak pada murid dalam
melaksanakan
pembelajaran
7.
Murid
mendambakan pembelajaran yang menyenangkan, tidak monoton, dengan kreativitas dan
inovasi dari
guru yang asyik dan penuh kesan
8.
Murid termotivasi untuk mempersiapkan kegiatan
pembelajaran esok hari dengan semangat tinggi.
E.
RENCANA PERBAIKAN
Setelah
melaksanakan
aksi nyata, penulis telah berusaha melaksanakan sesuai perencanaan. Namun
langkah-langkah yang dilakukan ada yang tidak sesuai rencana,misalnya belum ada
penyusunan instrumen evaluasi/ angket
tentang hal-hal yang telah dilakukan dan dilanggar dalam kesepakatan kelas.Hal
ini disebabkan karena keterbatasan waktu yang disediakan oleh waka kurikulum .
Oleh karena itu, ke depannya, penulis akan melakukan langkah tersebut sebagai
bahan evaluasi dari refleksi kesepakatan kelas di semester beriktunya.
F. DOKUMENTASI
KEGIATAN
|
|
|
|
Gambar 1. Pemberitahuan Kegiatan Awal
Semester Genap di WAG Kelas |
Gambar 2. Pemberitahuan
Pengisian Angket di WAG Kelas |
|
|
|
|
Gambar 3.
Tampilan Kegiatan Pendahaluan di Google Meet |
|
|
|
|
|
Gambar 4. Tampilan
Daftar Hadir Kegiatan Awal Semester Genap di Google Form |
|
|
|
|
|
Gambar 5.
Tampilan Daftar Hadir Kegiatan Awal Semester Genap di Google Form |
|
|
|
|
|
Gambar 7.
Tampilan Kumpulan Poster Kesepakatan Kelas di Google Drive |
|
|
|
|
|
Gambar 8.
Tampilan Hasil Usulan Kelas Impian di Google Drive |
|
|
|
|
|
Gambar 9.
Tampilan Chat di WAG Kelas |
|
|
Gambar 10. Poster Kesepakatan
Kelas |
|
Komentar
Posting Komentar