ARTIKEL AKSI NYATA

REFLEKSI KESEPAKATAN KELAS DI AWAL SEMESTER GENAP                   

 

CGP_Angkatan 1_Kab. Banyumas_Wikanti Nur Amaliyah_Modul 1. 4_Aksi Nyata

 

A.   LATAR BELAKANG

Seringkali permasalahan dengan murid berkaitan dengan komunikasi antara murid dengan guru, terutama ketika murid melanggar suatu aturan dengan alasan tidak mengetahui adanya aturan tersebut. Kurang adanya komunikasi ini menyebabkan relasi murid dan guru menjadi kurang baik. Salah satu langkah dalam menerapkan budaya disiplin positif adalah dengan membentuk lingkungan kelas yang mendukung terciptanya budaya positif, yaitu dengan menyusun kesepakatan kelas. Kesepakatan kelas yang efektif dapat membantu dalam pembentukan budaya disiplin positif di kelas. Hal ini juga dapat membantu proses belajar mengajar yang lebih mudah dan tidak menekan.

Selama pembelajaran daring yang dilaksanakan di semester ini, ternyata ada beberapa murid belum melaksanakan kesepakatan kelas dengan baik. Terbukti dengan mereka belum mengumpulkan tugas dan mengikuti penilaian harian secara lengkap.

Komunikasi yang efektif antara guru, murid maupun orang tua belum terjalin dengan baik. Hal ini berdampak pada kurangnya motivasi dalam mengikuti pembelajaran secara daring. Oleh karena itu, maka di awal semester 2 tahun pelajaran 2020/2021, guru akan melakukan kegiatan refleksi penyusunan kesepakatan kelas. Hal ini dilakukan berdasarkan evaluasi selama pembelajaran dalam satu semester sekaligus refleksi dan merubahsesuiakan terhadap kesepakatan kelas yang sudah dilakukan di akhir semester. Kesepakatan kelas ini adalah kesepakatan yang disusun secara bersama sama antara guru dan murid untuk diterapkan secara terus menerus dan jika dikemudian hari kesepakatan tersebut ada yang tidak sesuai maka kesepakatan tersebut akan ditambahin atau dikurangi sesuai kesepakatan seluruh anggota kelas.

 

B.   DESKRIPSI AKSI NYATA

Aksi nyata yang dilakukan penulis, diawali dengan mengidentifikasi hal –hal yang telah dilanggar dalam kesepakatan kelas di semester ganjil. Adapun tahap –tahap perencanaan secara keseluruhan adalah sebagai berikut.

1.    Mengidentifikasi hal-hal yang telah dilanggar dalam kesepakatan kelas di semester ganjil

2.    Mengidentifikasi pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam mewujudkan budaya positif di SMA Negeri 2 Purwokerto, dan secara bersama-sama mengingat  dan mengidentifikasi kembali apa saja kegiatan dan pengalaman yang sudah terjadi selama proses kegiatan pembelajaran

3.    Mengidentifikasi pemangku kepentingan yang akan dilibatkan dalam hal pelaksanaan refleksi kesepakatan kelas beserta peran masing-masing

4.    Menyusun instrumen evaluasi/ angket tentang hal-hal yang telah dilakukan dan dilanggar dalam kesepakatan kelas

5.    Melaksanakan penyebaran angket tentang hal-hal yang telah dilakukan dan dilanggar dalam kesepakatan kelas

6.    Memetakan hal-hal yang perlu direfleki dan diubahsesuaikan dalam kesepakatan kelas

7.    Menyusun kembali kesepakatan kelas sesuai panduan

8.    Membuat poster kesepakatan kelas untuk semester genap

Dalam pelaksanaannya, penulis melakukan konsultasi dan koordinasi dnegan kepala sekolah dan waka kurikulum tentang kegiatan di awal pembelajaran semester genap. Penulis mengusulkan kegiatan awal semester genap yang telah disetujui oleh pihak sekolah untuk merealisasikan kegiatan tersebut. Rincian kegiatannya sebagai berikut.

JADWAL KEGIATAN HARI PERTAMA

PEMBELAJARAN JARAK JAUH

SMA NEGERI 2 PURWOKERTO

SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2020/2021

SENIN, 4 JANUARI 2021

 

No

Waktu

Jenis Kegiatan

Langkah Kegiatan

Media/ Metode

Hasil Kegiatan

1

07.30 - 08.00

Pembukaan dengan berdoa, Pengisian Daftar Hadir, penyampaian tujuan, maksud dan manfaat kesepakatan kelas (kontrak belajar)

·  Wali kelas membuka kegiatan di WAG dengan berdoa, dilanjutkan pengisian daftar hadir dengan menulis Nomor Presensi_Nama

·  Wali kelas memberikan link GMEET

·  Wali kelas memberikan motivasi (diselilingi dengan yel yel) dan refleksi serta evaluasi kegiatan PBM selama semester ganjil yang lalu, hal yang mendukung dan menghambat pembelajaran

WA GRUP Kelas dan GMEET yang telah dibuat sebelumnya oleh wali kelas

 

 

·    Daftar Hadir terdokumentasi

·    Link Gmeet

·    Motivasi/ yel yel kelas

·    Murid memahami hal yang mendukung dan menghambat pembelajaran

2

08.00 - 08.30

Mewujudkan Kelas Impian

·  Wali kelas menyampaikan tujuan, maksud dan manfaat tentang KELAS IMPIAN

·  Wali kelas memberikan kesempatan terhadap setiap murid untuk meyampaikan pendapat, ide, usulan berkaitan dengan kelas impian yang ingin diwujudkan, melalui penyampaian langsung dengan menyalakan microfon, atau menuliskan di kolom chat room, atau menuliskan di google jamboard/ google doc yang telah dipersiapkan sebelumnya

·  Wali kelas juga diperbolehkan menyampaikan pendapat/ ide/ usulan berkaitan dengan kelas impian yang ingin diwujudkan

·  Wali kelas meramu semua pendapat/ ide/ usulan dari murid maupun guru untuk disimpulkan menjadi kalimat yang mengambarkan kelas impian yang akan diwujudkan

·  Kesimpulan Kelas Impian yang telah disepakati kemudian ditulis dan didokumentasikan di dalam kolom chat room/ google jamboard / google doc yang telah dipersiapkan sebelumnya

Link GMEET yang telah dibuat sebelumnya oleh wali kelas

 

 

Kelas Impian terwujud dan terdokumentasi dengan baik

 

08.30 - 09.30

Penyusunan Kesepakatan Kelas

·  Wali kelas menyampaikan tujuan, maksud dan manfaat tentang KESEPAKATAN KELAS

·  Wali kelas memberi motivasi dan komitmen agar guru dan seluruh murid melaksanakan kesepakatan kelas secara terus menerus.

·  Guru memberi pedoman kepada murid agar menggunakan kata/ kalimat positif dalam membuat kesepakatan kelas.

·  Guru memandu murid agar kesepakatan belajar yang disusun tidak mengandung makna hukuman ataupun hadiah namun kesepakatan belajar disusun agar menumbuhkan budaya positif dalam kelas atas kesadaran dari diri sendiri bukan karena paksaan.

·  Guru memandu murid untuk membuat konsekuensi logis dari kesepakatan kelas yang mereka terapkan.

·  Wali kelas memberikan kesempatan terhadap setiap murid untuk meyampaikan pendapat, ide, usulan berkaitan dengan budaya positif yang akan menjadi kesepakatan kelas, melalui penyampaian langsung dengan menyalakan microfon, atau menuliskan di kolom chat room, atau menuliskan di google jamboard/ google doc yang telah dipersiapkan sebelumnya

·  Wali kelas juga diperbolehkan menyampaikan pendapat/ ide/ usulan berkaitan dengan budaya positif di kelas

·  Wali kelas meramu semua pendapat/ ide/ usulan dari murid maupun guru untuk disimpulkan menjadi kalimat-kalimat yang berisi budaya positif yang akan ditegakkan di dalam kelas sebagai kesepakatan kelas

·  Hasil kesepakatan kelas ditulis dan didokumentasikan di dalam kolom chat room/ google jamboard / google doc yang telah dipersiapkan sebelumnya

·  Wali kelas dan murid menutup tatap muka online dengan keluar dari link GMEET.

Link GMEET yang telah dibuat sebelumnya oleh wali kelas

 

 

Kesepakatan Kelas dan budaya positif terwujud dan terdokumentasi dengan baik

 

09.30 - 09.45

Istirahat ke-1

Guru dan murid beristirahat selama 15 menit

Rumah dan tempat masing-masing

 

 

09.45 - 11.45

Pembuatan poster kesepakatan kelas dan budaya positif di kelas

· Wali kelas memulai kegiatan di WAG kelas, dengan mempersilakan setiap murid untuk membuat poster hasil kesepakatan kelas (berisi kelas impian, budaya positif, dan konsekuensi logis) atau poster budaya positif lainnya (3M, 5S, Narkoba, Jadwal Pelajaran, dll)

· Setiap murid membuat poster hasil kesepakatan kelas/ budaya positif dengan aplikasi canva/ ms word dll sesuai kemampuan murid

· Setiap murid mengumpulkan poster hasil pekerjaanya di LMS/ WAG/ google drive/ email (pilih salah satu hasil kesepakatan)

WAG kelas

 

Hasil pekerjaan diunggah di

LMS/ WAG/ google drive/ email (pilih salah satu hasil kesepakatan)

Poster kesepakatan kelas dan poster budaya positif di kelas terlaksana dan terdokumentasi dengan baik

 

 11.45 - 12.30

Istirahat ke-2

Guru dan murid ber-ISHOMA selama 1 jam

Rumah dan tempat masing-masing

 

 

12.30 – 13.00

Aku dan ibadahku

· Wali kelas memulai kegiatan di WAG kelas, dengan mempersilakan setiap murid untuk melakukan kegiatan ibadah berupa membaca kitab suci atau buku keagamaan

· Setiap murid membuat tulisan berkaitan dengan kegiatan literasi  keagamaannya minimal 1 halaman di buku tulis/ ms word dll sesuai kemampuan murid (

· Setiap murid mengumpulkan hasil pekerjaanya di LMS/ WAG/ google drive/ email (pilih salah satu hasil kesepakatan)

 

WAG kelas

 

Hasil pekerjaan diunggah di

LMS/ WAG/ google drive/ email (pilih salah satu hasil kesepakatan)

Kegiatan Ibadah/ literasi keagamaan terlaksana dan terdokumentasi dengan baik

 

13.00 – 13.50

Aku Cinta Indonesia

· Wali kelas memulai kegiatan di WAG kelas, dengan mempersilakan setiap murid untuk melakukan kegiatan (dengan memilih salah satu di antaranya);

a.     literasi digital tentang informasi/ kejadian terkini di Indonesia

b.     literasi teknologi (IT) berkaitan dengan aplikasi IT yang menunjang kegiatan dalam PBM

c.      literasi numerik berkaitan dengan grafik/ data kependudukan/ bencana di Indonesia

· Setiap murid membuat tulisan/ ulasan berkaitan dengan kegiatan literasi yang telah dilakukan, minimal 1 halaman di buku tulis/ ms word dll sesuai kemampuan murid

· Setiap murid membuat karya nyata dalam bentuk puisi, cerpen, lagu, artikel, poster, infografis, video, dll sesuai kemampuan dan bakat murid tentang segala sesuatu yang didapatkan dalam kegiatan hari ini

· Setiap murid mengumpulkan hasil pekerjaanya di LMS/ WAG/ google drive/ email (pilih salah satu seuai  hasil kesepakatan)

WAG kelas

 

Hasil pekerjaan diunggah di

LMS/ WAG/ google drive/ email (pilih salah satu hasil kesepakatan)

Kegiatan literasi terlaksana dan terdokumentasi dengan baik

 

13.50 – 14.00

Penutupan

·  Wali Kelas melakukan refleksi dan penguatan kegiatan pada hari ini

·  Wali Kelas mengingatkan kegiatan PBM pada esok hari dengan sesuai jadwal pelajaran yang telah diterima

·  Wali kelas menutup dengan berdoa

WAG kelas

Murid siap dan semangat mengikuti PBM

 

 

C.   HASIL DARI AKSI NYATA

Hasil dari aksi nyata yang dilakukan berupa hasil karya murid dalam bentuk daftar kelas impian, poster kesepakatan kelas, hasil literasi keagamaan, litrasi digital/ teknologi/ numerasi. Selain itu juga murid membuat karya nyata dalam bentuk puisi, cerpen, poster, foto, video disesuaikan dengan poetnsi bakat minat murid. Karya nyata ini didasarkan pada pengalaman pada kegiatan hari pertama mengikuti pembelajaran di semester genap tahun pelajaran 2020/2021.

Berikut adalah tabel rekapitulasi usulan kelas impian dari murid kelas XI MIPA 7 SMAN 2 Purwokerto, dimana penulis sebagai wali kelasnya.

 

            Tabel 1. Usulan Kelas Impian XI MIPA 7 SMAN 2 Purwokerto

No

Nama

Kelas Impian

1.

Hana Mubaroka

kelas yang solid, peduli dengan sesama, responsif, dan aktif

2.

Dyah Mukti Kusumaningrum

Menurut saya kelas impian yang ingin saya wujudkan yaitu Kelas yang memiliki inisiatif tinggi, memiliki solidaritas tinggi, kelas yang aktif, saling mengingatkan dan responsif dengan bahasa yang baik dan benar

3.

Zalfa Khansa Sabrina

kelas yang aktif dan kompak

4.

Rachma Kamila

 

Kelas yang responsif, kompak, dan saling peduli satu sama lain

5.

Anindya Salsabila

kelas yang menyenangkan, responsif, aktif, dan memiliki solidaritas yang tinggi.

6.

Hasna Rafika Sany

kelas yang responsif dan kreatif

7.

Ilsya Noorfarinda Sari

Kelas yang kondusif, aktif, dan responsif

8.

Winanti Dwi Utari

kelas yang saling menghargai satu sama lain dan solidaritas

9.

Rashiqa Afifah Safwa

kelas yang responsif, aktif, dan kompak

10.

Faizal Dwi Setiawan

kelas  yang komunikatif, aktif, bertanggung jawab, dan solidaritas tinggi

11

Bidar Asa Je Karimah

 

Kelas yang saling peduli satu sama lain, kompak, dan menyenangkan

12.

Bagus Ezra Bagaskara

kelas yang   solid, dapat bertanggung jawab, responsif

13.

Tsalitsna Sekar Kinanti

Kelas yang aktif, sopan, saling membantu, peduli

14.

Nayla Paramitha Putri H.

kelas yang responsif, solidaritas tinggi, dan aktif

15.

Atha Shabrina Ghaisani

kelas yang kreatif , solidaritas tinggi , kompak , menyenangkan ,  dan saling peduli

16.

Zerlina Hukma Shabiyya

kelas yang aktif dan peduli sesama

17.

Siti Nurhalizah

kelas yang memiliki solidaritas tinggi, kelas yang aktif dan kreatif

18

Riski Chandra

kelas yang saling membantu, peduli satu sama lain

19

Maura Naia Adrista

Kelas yang peduli sesama dan kreatif

20.

Zannuba Aura Rahmah

kelas yang aktif, kompak, memiliki solidaritas tinggi, dan menyenangkan

21.

Staniya Uswatun

kelas yang responsif,memiliki solidaritas yang tinggi,dan kreatif

22.

Elvina Dika

kelas yang solid dan menyenangkan

23.

Carissa Audrys Sunarso

Sopan terhadap guru, bertanggung jawab, aktif, dan menyenangkan

24.

Eka Budi Waaristu

kelas yang memiliki solidaritas tinggi, aktif, dan responsif

25.

Evelyn Nuraisya S.

kelas yang kompak, aktif, dan menyenangkan

26.

Arbi Restandi

kelas yang responsif, aktif, dan kompak

27.

Muhammad Mirza

kelas yang kompak dan peduli satu sama lain

28.

Arya Jati Yudha perwira

kelas aktif dan peduli

29.

Nauly Nabasae

kelas yang aktif, responsif, kondusif, dan menyenangkan

30.

Gregat Filhaq Sejati

kelas yang aktif,saling menghargai ,dan peduli

31.

Muhammad Rifky Z.

Kelas impian: bersih

32.

Zaidan Arafi Abrar

kelas yang kompak, asik, luwes

 

Dari jumlah 36 murid di kelas XI MIPA 7, yang berani mengutarakan pendapatnya sejumlah 32 orang. Berarti keaktifan kelas mencapai 88,9 %. Kesimpulan yang dibuat oleh ketua kelas tentang kelas impian adalah: Menjadi kelas yang aktif dan responsif, memiliki solidaritas tinggi, peduli dengan sesama, serta menciptakan kelas dengan suasana yang menyenangkan dan kompak.

Sedangkan budaya positif yang diusulkan sebagai kesepakatan kelas adalah sebagai berikut.

            Tabel 2. Usulan Budaya Positif

No

Nama

Budaya Positif

1.

Dyah Mukti Kusumaningrum

 

Responsif saat pelajaran dengan catatan menggunakan bahasa yang sopan, ikut mengingatkan teman yang belum mengumpulkan tugas, menyapa seluruh warga sekolah apabila sudah pembelajaran tatap muka, dan melaksanakan tata tertib sekolah

2.

Hana Mubaroka

aktif dan responsif saat pembelajaran berlangsung, menerapkan budaya 5s (senyum, sapa, salam, sopan dan santun) disekolah saat pembelajaran tatap muka

3.

Maura Naia Adrista

membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi penggunaan plastik

4.

Inggis Saffana

selalu aktif dan responsif pada saat pembelajaran berlangsung dan diskusi kelas. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar pada saat KBM dan selalu bersikap sopan dan santun

5.

Zaidan Arafi Abrar

responsif selama pembelajaran, membangun suasana kelas kondusif tetap menyenangkan, sopan terhadap guru

6.

Muhammad Rifky Z.

Budaya positif: rajin

7.

Anindya Salsabila

mengumpulkan tugas tepat waktu, aktif dalam diskusi dan pembelajaran, responsif saat pembelajaran, menggunakan bahasa yang sopan

8.

Tsalitsna Sekar Kinanti

Disiplin, responsif saat ada yang bertanya dengan bahasa yang sopan baik guru maupun teman lain, jujur dan tanggung jawab, saling mengingatkan, membantu dan memotivasi, bertegur sapa dengan teman dan memberi salam kepada guru jika pembelajaran tatap muka

9.

Bidar Asa Je Karimah (06)

 

Budaya positif : aktif menjawab pertanyaan guru di kelas dan menggunakan bahasa yang sopan, mengerjakan dan mengumpulkan tugas tepat waktu, serta mematuhi peraturan sekolah

10.

Rachma Kamila (26)

 

Mengikuti pembelajaran tepat waktu dan responsif, menerapkan sikap dan bahasa yang sopan saat pembelajaran berlaku, menerapkan kata maaf, tolong, dan terimakasih

11

Ilsya Noorfarinda Sari

Selalu responsif saat kegiatan belajar mengajar, aktif dalam pembelajaran, selalu menggunakan bahasa yang sopan

12.

Farhan Adib Ma'rifat (13)

Budaya positif : kreatif, adaptif, inovatif, bekerja sama dalam mencapai tujuan, saling tolong menolong, aktif

13.

Bagus Ezra Bagaskara (05)

Budaya positif : menaati peraturan sekolah, berperilaku sopan terhadap guru dan teman, aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.

14.

Winanti Dwi Utari

Budaya positif : Biasakan berdoa sebelum dan setelah kbm

15.

Hasna Rafika Sany (16)

 

Budaya positif: responsif pada saat diskusi kelas dengan bahasa yang sopan baik dengan guru maupun teman, aktif dalam kegiatan belajar mengajar

16.

Mutia Arum Rahmadania

 

Konsisten dalam mengikuti jadwal dan kegiatan sekolah.

Membiasakan diri mengucapkan salam.

Membiasakan diri mengucapkan kata tolong, maaf, dan terimakasih

17.

Carissa Audrys Sunarso (07)

Budaya positif= Sopan terhadap guru, aktif dalam mengikuti kbm, responsif, mengumpulkan tugas tepat waktu

18

Zerlina Hukma Shabiyya (36)

mengumpulkan tugas tepat waktu, responsif dalam mengikuti KBM, sopan terhadap guru

19

Staniya Uswatun Khasanah(30)

Budaya positif : Aktif dalam kegiatan pembelajaran, Menggunakan bahasa yang sopan saat merespon

20.

Atha Shabrina Ghaisani (04)

Budaya positif : sopan terhadap guru , responsif , saling mengingatkan dan menolong

21.

Zalfa Khansa Sabrina (34)

budaya positif : menggunakan bahasa yang sopan, responsif saat kbm berlangsung

22.

Arya jati yudha p (3)

Budaya positif = sopan,responsif,saling mengingatkan tugas

23.

Nayla Paramitha Putri Hidayat (24)

 

Menaati tata tertib sekolah, responsif saat kegiatan belajar mengajar, bersikap dan berbahasa yang sopan, dan mengumpulkan tugas tepat waktu.

24.

Arbi Restandi (02)

 

Budaya positif : aktif dalam mengikuti KBM, responsif, mengumpulkan tugas tepat waktu

25.

Rashiqa Afifah Safwa

Budaya positif : responsif dalam kegiatan belajar mengajar, disiplin, sopan dalam berbicara

26.

Siti Nurhalizah (29)

 

Budaya positif: selalu aktif pada saat pembelajaran berlangsung, gunakan bahasa yang baik, sopan dan santun, Mengumpulkan tugas tepat waktu, menaati peraturan sekolah yang berlaku.

27.

Evelyn Nuraisya S.

budaya positif : bertindak sopan dan santun, melaksanakan kbm dengan baik, dan menaati peraturan sekolah

28.

Zannuba Aura Rahmah

aktif dan responsif dalam pembelajaran, sopan dan santun, dan mematuhi peraturan

29.

Gregat Filhaq Sejati(14)

Budaya positif: sopan terhadap guru , dan aktif saat kbm

30.

Elvina Dika (10)

Budaya positif : sopan, aktif, responsif, disiplin, dan bertanggung jawab

 

            Kesimpulan yang dibuat ketua kelas tentang budaya positif yang akan ditegakkan di kelas XI MIPA 7 SMAN 2 Purwokerto sebagai kesepakatan kelas adalah: Mengembangkan budaya responsif saat pembelajaran, menerapkan budaya 5s (senyum, sapa, salam, sopan, dan santun), menjaga kebersihan, disiplin dalam segala hal serta menaati peraturan dan tata tertib sekolah.

                        Setelah kelas impian dan budaya positif sebagai kesepakatan kelas terformulasikan, maka dilanjutkan dengan membuat kosenkuensi logis terhadap pelanggaran kesepakatan kelas. Mereka telah membuat konsekuensi logis tanpa ada hukuman dan kekerasan fisik maupun verbal, yaitu jika ada pelanggaran, maka mereka akan menuliskan kalimat “aku tidak akan melanggar” sebanyak 20 kali.

Berikutnya pembuatan poster kesepakatan kelas oleh masing-masing anggota kelas, yang dikumpulkan di google drive kelas. Hasil poster yang dibuat ada 36 poster dengan tingkat kemampuan IT yang beragam. Salah satu contoh poster karya murid XI MIPA 7 SMAN 2 Purwokerto dimasukkan dalam dokumentasi foto..

 

D.   PEMBELAJARAN DARI PELAKSANAAN

Banyak pembelajaran yang diperoleh setelah melakukan aksi nyata berupa refleksi kesepakatan kelas di awal semster genap, di antaranya adalah:

1.    Sebagian besar murid berani mengemukakan pendapatnya

2.    Kemampuan bernalar kritis murid sudah baik secara individu maupun klasikal.

3.    Murid menginginkan kelas impiannya  menjadi kelas yang aktif dan responsif, memiliki solidaritas tinggi, peduli dengan sesama, serta menciptakan kelas dengan suasana yang menyenangkan dan kompak.

4.    Murid telah menyepakati bahwa di dalam pembelajaran di kelas mereka akan mengembangkan budaya responsif saat pembelajaran, menerapkan budaya 5s (senyum, sapa, salam, sopan, dan santun), menjaga kebersihan, disiplin dalam segala hal serta menaati peraturan dan tata tertib sekolah.

5.    Murid telah memahami hal-hal yang mendukung dan mneghambat pembelajaran.

6.    Guru melaksanakan filosofi pendidikan KD berupa berpihak pada murid dalam melaksanakan pembelajaran

7.    Murid mendambakan pembelajaran yang menyenangkan, tidak monoton, dengan kreativitas dan inovasi dari guru yang asyik dan penuh kesan

8.    Murid termotivasi untuk mempersiapkan kegiatan pembelajaran esok hari dengan semangat tinggi.

 

E.    RENCANA PERBAIKAN

Setelah melaksanakan aksi nyata, penulis telah berusaha melaksanakan sesuai perencanaan. Namun langkah-langkah yang dilakukan ada yang tidak sesuai rencana,misalnya belum ada penyusunan instrumen evaluasi/ angket tentang hal-hal yang telah dilakukan dan dilanggar dalam kesepakatan kelas.Hal ini disebabkan karena keterbatasan waktu yang disediakan oleh waka kurikulum . Oleh karena itu, ke depannya, penulis akan melakukan langkah tersebut sebagai bahan evaluasi dari refleksi kesepakatan kelas di semester beriktunya.

 

F.    DOKUMENTASI KEGIATAN

 

Gambar 1. Pemberitahuan Kegiatan Awal Semester Genap di WAG Kelas

Gambar 2. Pemberitahuan Pengisian Angket di WAG Kelas

Gambar 3. Tampilan Kegiatan Pendahaluan di Google Meet

Gambar 4. Tampilan Daftar Hadir Kegiatan Awal Semester Genap di Google Form

Gambar 5. Tampilan Daftar Hadir Kegiatan Awal Semester Genap di Google Form

Gambar 7. Tampilan Kumpulan Poster Kesepakatan Kelas di Google Drive

Gambar 8. Tampilan Hasil Usulan Kelas Impian di Google Drive

Gambar 9. Tampilan Chat di WAG Kelas

Gambar 10. Poster Kesepakatan Kelas

 

 

Komentar